[Ceritaku] Sahabat Sekolah

by - 11:56:00


Ini tulisan ke-7 di tahun 2015 ini. Tulisan pertama di bulan Desember 2015 dan juga bakalan menjadi tulisan terakhir di tahun 2015 ini.
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang sahabat. Kata orang, sahabat itu bukan cuma ada disaat senang aja, tapi sahabat musti ada juga di waktu susah. :)
Yang akan saya ceritakan disini adalah 6 orang sahabat saya saat SMK. Ngulang cerita lagi ya. Hihihi
Satu kelas yang terdiri dari 30 orang siswa, perempuannya hanya kami ber-7. Ya, itulah kelas kami di Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Beda dengan kelas yang satunya. Perempuan mereka ada sekitar 10 atau 11 orang. Mungkin karena hanya kami ber-7, jadi itu yang membuat hubungan kami menjadi lebih dekat satu dengan yang lainnya.

Seneng-senangan, sedih-sedihan, marah-marahan, sudah kami lewati semuanya. Karena hal tersebut, kami tambah dekat lagi satu dengan yang lainnya. Memang setelah lulus dari sekolah, kami sangat jarang bertemu. Jarang sekali. Mungkin kalau janjian buat ketemu, pasti ada 1 atau 2 orang yang tidak hadir. Yah, mungkin karena kesibukan masing-masing. Wait ya, liat dulu penampakan kami ber-6 waktu di acara syukuran wisudanya Ari. Kali ini si Luluk yang ngak bisa hadir, maklum Luluk lagi mengandung (hamil tua) jadi ngak boleh terlalu capek. :)

Dari kiri ke kanan : Olivia, Ari, Murni, Saya, Yuli, Nini
Kita ber-7 itu 6 muslim dan 1 Kristen Protestan. Alhamdulillah, yang muslim 4 orangnya sudah menutup auratnya. Dan Alhamdulillah lagi, kita ber-7 semua sudah menyelesaikan S1 dengan gelarnya masing-masing. 3 orang dengan gelar S.Kom, 2 orang dengan gelar S.K.M, 1 orang dengan gelar ST, dan 1 orang dengan gelar Amd.Kep.

Sekarang kami sedang berusaha mencari pekerjaan. Doakan kami ya, semoga kami bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang kami. :)

You May Also Like

2 komentar

  1. Ups, saya tadi capek ngitung jumlah sahabat karib yang katanya ber-7 itu.

    Diitung beberapa kali pun, jumlahnya 6.

    Hati ini begitu heran.

    Setelah saya baca artikel dengan teliti.

    Terungkaplah sudah.

    Ternyata Mbak Luluk nggak ikut -_-

    ReplyDelete